Thursday, September 07, 2006

Note 1: Amersfort, Netherlands

Setelah 2 minggu ada di Belanda, akhirnya g punya tenaga dan waktu juga untuk cerita-cerita kunjungan pertama g ke kota di Belanda.

Jadi kita mulai dulu aja dari perjalanan g ke Amersfort, Leusden, dan Wageningen. Walaupun ini tiga kota yang berbeda tapi letaknya berdekatan. G hanya perlu naik kereta 2 jam 1o menit ke Amersfort, terus 10 menit naik mobil ke Amersfort lalu dilanjutkan dengan 30 menit naik mobil ke Wageningen. Kunjungan ke Amersfort sebenernya dilakukan atas dasar ingin mengambil barang-barang yang dititipin ke Demas [hihih..which is isinya rice cooker]. Jadi karena udah kangen banget sama nasi, makanya langsung cabut kesana , walaupun masih dalam suasana jetlag.

Naik kereta 2 jam di Belanda, enak banget. Ga kaya di Indonesia tersiksa, g bisa bilang kalo satu-satunya yg g paling nikmati dari perjalanan yah..itu tadi naik kereta..sambil dengerin musik..liat keluar jendela..ademmm...

Dateng ke Amersfort di hari Minggu sebenernya ga begitu berguna. Soalnya semua toko di Belanda tutup hari Minggu. Tapi dari perjalanan g diantara toko2 yang tutup itu, g bisa bilang kota ini kecil dan sepi. Ga seperti Maastricht, Amersfort lebih dingin dan windy. Selain itu, sepi karena lebih banyak rumah penduduk disana. G sempet jalan2 sedikit di pusat perbelanjaannya. Yang g paling heran adalah sama seperti Maastricht, di pusat perbelanjaannya pasti terdapat gereja. Gereja tua yang gede..dan pasti deh warnanya coklat [org belanda agak tergila2 sama warna ini kayanya, entah kenapa...down to earth maybe]..

Ga jauh beda dengan AMersfort, Leusden sama ..sepiii...dan memang kota ini hanya rumah penduduk. Dan cuma ada pertokoan kecil, yah kalo di Bandung, kaya Indomaret gitu..Well, ga banyak cerita di kota ini. G kebanyakan cuma tinggal di dalam rumah Demas, dan makan makan,...makan..minum..hihih

Nah, Wagenigen..kota ini terkenal juga nih sama banyaknya pelajar inDONESIA yang tinggal disana. Khususnya yang memang di bidang pertanian. Awalanya g pikir kota ini sedikit lebih gede dna hidup, eh taunya...tetew...Wageningen yg emang dikenal sebagai kota pertanian memang penuh sama pertanian..hihih...gedung-gedung tingginya hanya berupa asrama mahasiswa, yang gpikir g terlalu menawan arsitekturalnya. Untuk pusat kotanya, g belum sempet kunjungi, mungkin next time...

Yah...after all..kunjungan kali ini memang bukan untuk berwisata secara utuh, cuma mau mengunjungi saudara dan juga makan makanan yang Indonesia...